Pernah tak terfikir,
apa sebenarnya yang kita cari dalam hidup?
ada yang sibuk menjalani hari-hari dengan segala tugasnya,
ada yang hura-hura mencari kesenangan,
bahkan ada yang hanya duduk menikmati setiap hari yang berlalu
dan menanti kesenangan dan harapan yang ia angan-angankan setiap hari.
apa yang kita cari?
mungkin soalan ini hanya akan dibisikkan hati
saat tiba-tiba ia terasa kosong.
hidup menjadi hampa.
tiba-tiba kecewa.
seakan baru tersadar dari mimpi yang panjang.
akhirnya melihat realita dengan terpinga-pinga.
lalu tertanya,
apa yang sebenarnya kita cari?
apapun itu,
Sebenarnya..
kita hanya sedang tertanya apa yang akan kita dapat di dunia.
tapi lupa, sebenarnya kita hidup untuk akhirat.
kita hanya sedang sama-sama berusaha.
merangkak dan tertatih dari jalan yang berbeda
memburu bekal untuk dibawa menuju kematian dan hidup yang hakiki.
kita hanya sedang berusaha mempersiapkan,
hidup seperti apa yang kita inginkan di negeri kekal sana?
ini bukan kata-kata baru.
juga bukan buah fikiran baru.
kita semua tau, cuma kadang lupa
karena terlalu sibuk dengan urusan masing-masing.
pagi ke siang. siang ke malam.
bila hidup mulai terasa hampa
atau mungkin sedikit lari dari sesuatu yang kita inginkan,
luangkan sedikit waktu untuk muhasabah.
kenapa kita perlu kecewa dengan takdir dunia?
sedangkan yang kita cari bukanlah nikmat dunia.
tujuan kita bukan hanya angan-angan
atau segala plan yang kita susun hari ke hari.
jangan mudah kecewa,
kita ada tujuan yang lebih besar dari angan-angan dunia.
mungkin juga kita selalu mendengar,
'dengan mengingat Allah hati menjadi tenang'.
tapi cuba fikir,
pernahkah kita betul-betul merasakan ketenangan sebenarnya saat mengingat Allah?
atau kita hanya merintih saat jalan hidup terasa susah dan buntu?
selalu juga terbayang,
bagaimana kehidupan mereka yang hidupnya telah betul-betul kerana Allah
bagaimana rasanya ketenangan itu?
kalau anda juga baru tertanya,
maknanya anda baru sedar dari kesibukan yang fana.
Jangan tinggalkan Allah walau sehari
kalau kita ingin merasakan ketenangan sebenarnya selama berjalan menuju tujuan besar kita.
nasehat terakhir,
berhenti membandingkan hidup kita dengan orang lain.
dan mulai SYUKURI apa yang Allah aturkan dalam kehidupan kita.
kedua, SABAR, sabar, dan sabar,
sesusah apapun itu,
ingat, perjuangan luar biasa kita untuk bersabar pasti di hargai Allah.
والله أعلم
10.10.20
-mnl

Comments
Post a Comment