Deruan ombak menyapa lembut telingaku seakan memanggil menawarkan peluknya matahari perlahan tenggelam, aku terpukau seakan mendengar pamitnya bahwa ia akan kembali. aku rindu rumah ini.. rumah yang selalu menjadi saksi cerita-cerita yang aku lemparkan tanpa suara yang selalu menjadi teman saat aku bahagia bahkan saat tidak. namun hari ini terasa berbeda.. karna aku tidak datang dengan cerita bisuku karna aku tidak datang dengan tawa ceriaku. aku rindu rumah ini.. rumah yang tenang dan indah yang selalu menyambutku dengan segala nyanyian yang ia punya namun hari ini terasa sangat berbeda.. rasanya aku disambut hangat dengan segala salahku rasanya aku diterima kembali dengan segala cacat dan kekuranganku rasanya aku dipeluk erat dengan segala kekacauanku baiknya Tuhan padaku.. dengan beribu kesempatan aku selalu disambut-Nya lagi dan lagi.. Hampa.. hari yang telah banyak kulalui tiba-tiba terasa sangat berat jalan yang telah panjang kutempuh tiba-tiba terasa sesat cerita yang sudah...
Pernah tak terfikir, apa sebenarnya yang kita cari dalam hidup? ada yang sibuk menjalani hari-hari dengan segala tugasnya, ada yang hura-hura mencari kesenangan, bahkan ada yang hanya duduk menikmati setiap hari yang berlalu dan menanti kesenangan dan harapan yang ia angan-angankan setiap hari. apa yang kita cari? mungkin soalan ini hanya akan dibisikkan hati saat tiba-tiba ia terasa kosong. hidup menjadi hampa. tiba-tiba kecewa. seakan baru tersadar dari mimpi yang panjang. akhirnya melihat realita dengan terpinga-pinga. lalu tertanya, apa yang sebenarnya kita cari? apapun itu, Sebenarnya.. kita hanya sedang tertanya apa yang akan kita dapat di dunia. tapi lupa, sebenarnya kita hidup untuk akhirat. kita hanya sedang sama-sama berusaha. merangkak dan tertatih dari jalan yang berbeda memburu bekal untuk dibawa menuju kematian dan hidup yang hakiki. kita hanya sedang berusaha mempersiapkan, hidup seperti apa yang kita inginkan di negeri kekal sana? ini bukan kata-kata baru. ju...